Senin, 12 September 2011

Luapkan

Ku awali hidupku dengan helaian nafas dari Nya
Ku tersenyum mendengar kabar semesta masih berputar
Terbangkan ragaku, Ku sentuh wujudmu
Hentakkan Nyawaku, Kedalam hidupmu

Langkah demi langkah membentuk kehidupan
Sekepal angan tlah terbawa kegelapan
Ku terhempas dalam lubang kegelapan
Semua yang terjadi mengarah kesebuah tujuan

Waktu tak akan menunggu
Acuhkan bisikan lain
Tetap kepada langkahmu 
Jangan kau menepi

sheila on 7 (wehehehe)


Grup yang berdiri pada 6 Mei 1996 ini pada awalnya adalah sekumpulan anak-anak sekolah dari beberapa SMA di Yogyakarta. Di awal berdirinya bersatulah lima anak muda, Duta (vokal) berasal dari SMA 4, Adam (bass) dari SMA 6, Eross (gitar) dari SMA Muhammadiyah I, Sakti (gitar) dari SMA De Britto, dan Anton (drum) berasal dari SMA Bopkri I. Mereka sepakat untuk membentuk sebuah band dan membawakan lagu-lagu dari kelompok Oasis, U2, Bon Jovi, Guns N’ Roses, dll. Pada waktu itu juga, mereka telah memiliki beberapa lagu-lagu orisinal karya mereka sendiri dan mereka mencoba untuk memperkenalkan dan membawakan lagu-lagu tersebut dengan penuh rasa percaya diri di berbagai pentas.


Sampai saat ini juga, mereka masih sulit untuk menyebut warna musik apa yang sebenarnya dimainkan. Tetapi satu hal yang jelas adalah bahwa mereka berkeyakinan untuk memainkan “Sheila music”, dimana ide-ide atau kreasi dalam bermusik dimunculkan secara spontan dan menampilkan lirik-lirik yang gampang dicerna serta konsep musik yang sederhana.


Pada awal berdirinya grup ini bernama “Sheila”. Tidak lama kemudian, mereka menambahkan kata “Gank”, hingga jadilah “Sheila Gank”. Namun karena masalah ‘sense’, akhirnya nama mereka berganti menjadi “Sheila on 7”, “on 7” berarti solmisasi alias 7 tangga nada (do re mi fa sol la si).


Sejak awal grup ini mencoba untuk tampil secara profesional. Dimulai dengan keterlibatan mereka dalam beberapa pentas musik, festival maupun pertunjukan komersil di DIY dan Jawa Tengah, baik di lingkup sekolah, kampus, serta panggung umum. Satu hal yang cukup meyakinkan dan membanggakan adalah keikutsertaan mereka dalam program indie label “Ajang Musikal” (Ajang Musisi Lokal) di tahun 1997 milik Radio Geronimo 105.8 FM & G-Indie Production di Yogyakarta, dimana program ini adalah program sindikasi radio yang disiarkan oleh hampir 90 radio swasta di tanah air. Ajang Musikal adalah program radio yang menyiarkan lagu-lagu karya sendiri dari band-band lokal yang belum pernah rekaman komersial.


Dalam program ini mereka mendapat respons yang sangat positif, dimana request dari para pendengar untuk lagu karya mereka sendiri yaitu ‘Kita’, menempatkan mereka selama 3 bulan berturut-turut di tangga lagu Ajang Musikal G-Indie 10 pada bulan Maret, April, dan Mei 1997.


Menunjuk pada hal tersebut, “Sheila on 7” mampu untuk merefleksikan dirinya dan menjadikannya sebagai tolak ukur untuk ke jenjang yang lebih atas lagi yakni rekaman komersial. Dengan penuh keyakinan pula, Sheila on 7 memberanikan diri untuk menawarkan demotape serta proposal ke label Sony Music Indonesia, dan akhirnya kesempatan pun datang dengan dikontraknya Sheila on 7 untuk 8 album dengan sistem royalti.http://sheilaon7.com/index.cfm?fuseaction=home.main

Minggu, 11 September 2011

malem malem sendiri

sepi bgt y dunia akhir2 ini.. temen pd ilang,, tukang nasgor ga lewat,, adly fairus ga ngeluarin lagu baru pula (yg ini bcanda) andai aja gw anak raja,, pasti mlm ini gw seneng deh, karna gw slalu di olesin soffel pas mau tidur sama dayang2 gw.. terus pagi2 nya gw bisa makan bubur ayam yg langsung didatengin dari indonesia lengkap dengan sambalnya,, wuih nikmat bgt pasti deh,, abis makan gw diambilin aer putih pke gelas kerajaan yg terbuat dr campuran 75% tembaga dan 10% emas, jd genap 100% (jgn bnyk tanya).. nah sore2 nya gw minta anterin dayang2 gw buat ke rental PS skaligus minta bayarin.. nikmat bgt dah idup kyk gitu.. tp skali lg gw cm manusia biasa, yg bernapas menggunakan paru2. dan diselimuti oleh rasa sepi sepanjang hari.. tidur aja deh..